Senin, 14 Juli 2014

Pope Resign and Become a Muslim?


Paus Mengundurkan Diri dan menjadi Seorang Muslim?
Dunia terkejut atas pernyataan pengunduran diri Paus Benediktus XVI. Kepala Gereja Katolik Polandia, Uskup Wojciech Polak, mengatakan pengunduran diri Benediktus merupakan "kejutan besar bagi kita semua".  Kepala Gereja Anglikan mengatakan ia merasa "sedih". Perdana Menteri Negara Bagian Bavaria (dimana Paus Benediktus lahir dengan nama Joseph Ratzinger pada 1927 di wilayah ini), Horst Seehofer, mengatakan keputusan itu pantas "dihormati meskipun saya secara pribadi sangat menyesal". 

Dalam pidatonya, Senin (11/02), Paus menyatakan bahwa: "Setelah berulang kali merenungkan keyakinan di depan Tuhan, saya sampai pada keputusan bahwa kekuatan saya, karena usia yang lanjut, tidak tepat lagi untuk melaksanakan secara memadai Pelayanan Santo Petrus."

Ia menyatakan akan meninggalkan pelayanan kepausan mulai 28 Februari 2013 pada pukul 20.00, yang telah dipercayakan kepadanya melalui pemilihan oleh para Kardinal sejak 19 April 2005. 

Paus juga mengucapkan terima kasih atas segala dukungan dalam pelayanannya dan juga meminta maaf atas semua kekurangannya. 

Selanjutnya ia menyatakan akan mendedikasikan kehidupannya untuk doa.

Ehm...
Rasanya cukup menarik untuk mengetahui cara berdoanya Paus Benediktus XVI setelah bebas dari kepausan ...


Beginikah ?

seperti seorang Muslim !?

 


Paus Benediktus XVI 'shalat' bersama Iman Mustafa Cagriche 
di Masjid Biru, Turki (
30/11/2006)



Atau ...

Bahkan beliau akan menjadi seorang Muslim !?


Yah, semoga saja Tuhan membuka jalan, apalagi sudah tidak lagi dibebani oleh jabatan


Hanya tinggal kemauan untuk menemukan kebenaran sejati, bukan kebenaran persepsi.

Dan tentu saja beliau semakin banyak waktu untuk ...


 membaca, merenung, mempelajari Al-Qur'an :)

Paus Benediktus XVI menerima salinan Al-Qur'an dalam acara inter-faith 
meeting di John Paul II Cultural Center, Washington (17/04/2008)


Baroness Warsi, UK's first female Muslim minister, bertemu Paus 
Benediktus XVI dalam kunjungan bersejarah menteri Inggris ke Vatikan


Sesuai dengan tema dialog antar agama, ia juga memberikan salinan 
Al-Qur'an yang diterjemahkan oleh seorang Yahudi Eropa Timur 
yang masuk Islam dan membantu menulis konstitusi Pakistan


Paus Benediktus XVI memeriksa halaman sebuah Al-Qur'an kuno 
bersama Sheikh Nasser Al-Mohammed




bukan hanya seperti ini
Paus Yohanes II mencium Al-Qur'an yang diberikan oleh delegasi 
dari Irak saat mereka berkunjung ke Vatikan (14/05/1999)



Petir Mengiringi Pengunduran Diri Paus Benediktus XVI


Petir menyambar kubah Basilika Santo Petrus di Vatican City, sekitar 3 jam setelah pengunduran diri Paus Paus Benediktus XVI (85), atau sekitar pukul 06 p.m. waktu setempat. 

Ini adalah foto dari Daily Mail:

Foto sambaran petir tersebut pertama kali dikabarkan olehGlobal news agency Agence France-Presse (AFP).Fotografer AFP, Filippo Monteforte menangkap fotoyang menakjubkan itu pada Senin malam  (11/02/12) selamahujan. "Udara sedingin es dan hujan pun turun, ketika itu, saya pikir petir mungkin menyambar ujung puncak  kubah, jadi saya memutuskan itu layak untuk dilihat apakah - jika itu terjadi -aku bisa mendapatkan tembakan yang tepat pada saat yang tepat", ujarnya pada AFP.

Setelah menanti hampir dua jam, petir menyambar dua kali, namun sayangnya Filippo hanya berhasil menjepret sambaran yang kedua padahal sambaran yang pertama lebih dahsyat dan terang. "The first bolt was huge and lit up the sky, but unfortunately I missed it," katanya pada AFP."Aku lebih beruntung saat sambaran kedua, dan mampu untuk mengambil beberapa gambar dari kubah yang disambar petir."

Sambaran petir itu sangat mengejutkan banyak pihak, seperti halnya pengumuman dari Paus. Berbagai pihak menafsirkan bermacam-macam, sebagai tanda dari Tuhan, namun banyak pula yang menganggap hanya sebagai kebetulan.

Apakah Anda pikir ini hanya kebetulan yang menyeramkan atau suatu tanda dari Tuhan?

 
Was it just Mother Nature or a Sign from God?
  
The sign from above?
 
Apa karena 
The Great Battle Has Begun?


Bagi saya sendiri sebagai seorang muslim, telah sangat jelas bahwa Allah menganjurkan kita dalam banyak sekali ayat Al-Qur'an untuk berpikir, merenung, memperhatikan alam semesta dan berbagai kejadian didalamnya atau pun bahkan menjelaskan terjadinya suatu 'fenomena'. Semua itu bermuara untuk menyadari keberadaan-Nya, kasih sayang-Nya, kekuasaan-Nya, agar diri kita lebih berusaha mendekat pada-Nya.

Tentang awan, hujan, guruh atau petir telah disebutkan, misalnya sebagai berikut:

Tidaklah kamu melihat bahwa Allah mengarak awan, kemudian mengumpulkan antara (bagian-bagian)nya, kemudian menjadikannya bertindih-tindih, maka kelihatanlah olehmu hujan keluar dari celah-celahnya dan Allah (juga) menurunkan (butiran-butiran) es dari langit, (yaitu) dari (gumpalan-gumpalan awan seperti) gunung-gunung, maka ditimpakan-Nya (butiran-butiran) es itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan dipalingkan-Nya dari siapa yang dikehendaki-Nya. Kilauan kilat awan itu hampir-hampir menghilangkan penglihatan. (QS.An-Nur 24: 43).

Maka terangkanlah kepadaku tentang air yang kamu minum. Kamukah yang menurunkannya atau Kamikah yang menurunkannya? (Al-Waqi'ah 56: 68-69).


Dia-lah Tuhan yang memperlihatkan kilat kepadamu untuk menimbulkan ketakutan dan harapan, dan Dia mengadakan awan mendung. Dan guruh itu bertasbih dengan memuji Allah, (demikian pula) para malaikat karena takut kepada-Nya, dan Allah melepaskan halilintar, lalu menimpakannya kepada siapa yang Dia kehendaki, dan mereka berbantah-bantahan tentang Allah, dan Dia-lah Tuhan Yang Maha keras siksa-Nya. (Ar-Ra'd 13:13-14).

Dan (ingatlah), ketika kamu berkata:"Hai Musa, kami tidak akan beriman kepadamu sebelum kami melihat Allah dengan terang[50], karena itu kamu disambar halilintar, sedang kamu menyaksikannya[51]. Setelah itu Kami bangkitkan kamu sesudah kamu mati[52], supaya kamu bersyukur. (Al-Baqarah: 55-56).


Adab Ketika Hujan 
 

Turunnya Hujan, adalah Salah Satu Waktu Terkabulnya Do'a
Ibnu Qudamah dalam Al Mughni, 4/342 mengatakan, "Dianjurkan untuk berdo'a ketika turunnya hujan, sebagaimana diriwayatkan bahwa Nabishallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

اُطْلُبُوا اسْتِجَابَةَ الدُّعَاءِ عِنْدَ ثَلَاثٍ : عِنْدَ الْتِقَاءِ الْجُيُوشِ ، وَإِقَامَةِ الصَّلَاةِ ، وَنُزُولِ الْغَيْثِ
 
"Carilah do'a yang mustajab pada tiga keadaan: [1] Bertemunya dua pasukan, [2] Menjelang shalat dilaksanakan, dan [3] Saat hujan turun."(Dikeluarkan oleh Imam Syafi'i dalam Al Umm dan Al Baihaqi dalam Al Ma'rifah dari Makhul secara mursal. Dishahihkan oleh Syaikh Al Albani, lihat hadits no. 1026 pada Shohihul Jami').

Begitu juga terdapat hadits dari Sahl bin Sa'ad, beliau berkata bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

ثِنْتَانِ لا تُرَدَّانِ، أَوْ قَالَ: مَا تُرَدَّانِ، الدُّعَاءُ عِنْدَ النِّدَاءِ، وَعِنْدَ الْبَأْسِ، حِينَ يَلْتَحِمَ بَعْضُهُ بَعْضًا وَفِي رِوَايَة : ” وَتَحْتَ المَطَر ”
 
"Dua orang yang tidak ditolak do'anya adalah: [1] ketika adzan dan [2] ketika rapatnya barisan pada saat perang." Dalam riwayat lain disebutkan,"Dan ketika hujan turun." (HR. Abu Daud dan Ad Darimi, namun Ad Darimi tidak menyebut, "Dan ketika hujan turun." Dikatakan shohih oleh Syaikh Al Albani. Lihat Misykatul Mashobih).


Mensyukuri Nikmat Turunnya Hujan
Apabila Allah memberi nikmat dengan diturunkannya hujan, dianjurkan bagi seorang muslim untuk membaca doa,

اللَّهُمَّ صَيِّباً ناَفِعاً

Ya Allah, turunkanlah hujan yang bermanfaat."
Itulah yang Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam ucapkan ketika melihat hujan turun. Hal ini berdasarkan hadits dari Ummul Mukminin, Aisyah radhiyallahu 'anha, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tatkala melihat hujan turun, beliau shallallahu 'alaihi wa sallam mengucapkan 'Allahumma shoyyiban nafi'an'. (HR. Bukhari, Ahmad, dan An Nasai). Yang dimaksud shoyyiban adalah hujan. (Lihat Al Jami' Liahkamish Sholah, 3/113, Maktabah Syamilah dan Zaadul Ma'ad, I/439, Maktabah Syamilah)'


Bila Terjadi Hujan Lebat
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam suatu saat pernah meminta diturunkan hujan. Kemudian tatkala hujan turun begitu lebatnya, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berdoa,

اللَّهُمّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا اللَّهُمَّ عَلَى الْآكَامِ وَالْجِبَالِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الْأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ
 
"Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan untuk merusak kami. Ya Allah, turukanlah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah dan tempat tumbuhnya pepohonan." (HR. Bukhari no. 1013 dan 1014). Oleh karena itu, saat turun hujan lebat sehingga ditakutkan membahayakan manusia, dianjurkan untuk membaca do'a di atas. (Lihat Al Jami' Liahkamish Sholah, 3/114, Maktabah Syamilah).


Mengambil Berkah dari Air Hujan
Anas radhiyallahu 'anhu berkata, "Kami bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah kehujanan. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallammenyingkap bajunya hingga terguyur hujan. Kemudian kami mengatakan, 'Ya Rasulullah, mengapa engkau melakukan demikian?' Kemudian Rasulullahshallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

لأَنَّهُ حَدِيثُ عَهْدٍ بِرَبِّهِ تَعَالَى
 
"Karena dia baru saja Allah ciptakan." (HR. Muslim no. 2120)

An Nawawi dalam Syarh Muslim, 6/195, makna hadits ini adalah bahwasanya hujan itu rahmat yaitu rahmat yang baru saja diciptakan oleh Allah ta'ala, maka Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bertabaruk (mengambil berkah) dari hujan tersebut. Kemudian An Nawawi mengatakan, "Dalam hadits ini terdapat dalil bagi ulama syafi'iyyah tentang dianjurkannya menyingkap sebagian badan (selain aurat) pada awal turunnya hujan, agar terguyur air hujan tersebut. Dan mereka juga berdalil bahwa seseorang yang tidak memiliki keutamaan, apabila melihat orang yang lebih mulia melakukan sesuatu yang dia tidak ketahui, hendaknya dia menanyakan untuk diajari lalu dia mengamalkannya dan mengajarkannya pada yang lain." (Lihat Syarh Nawawi 'ala Muslim, 6/195, Maktabah Syamilah).


Do'a Setelah Turunnya Hujan 
Dari Zaid bin Kholid Al Juhani, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam melakukan shalat shubuh bersama kami di Hudaibiyah setelah hujan turun pada malam harinya. Tatkala hendak pergi, beliau menghadap jama'ah shalat, lalu mengatakan, "Apakah kalian mengetahui apa yang dikatakan Rabb kalian?" Kemudian mereka mengatakan, "Allah dan Rasul-Nya yang lebih mengetahui". Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

« أَصْبَحَ مِنْ عِبَادِى مُؤْمِنٌ بِى وَكَافِرٌ فَأَمَّا مَنْ قَالَ مُطِرْنَا بِفَضْلِ اللَّهِ وَرَحْمَتِهِ. فَذَلِكَ مُؤْمِنٌ بِى وَكَافِرٌ بِالْكَوْكَبِ وَأَمَّا مَنْ قَالَ مُطِرْنَا بِنَوْءِ كَذَا وَكَذَا. فَذَلِكَ كَافِرٌ بِى مُؤْمِنٌ بِالْكَوْكَبِ »

"Pada pagi hari, di antara hambaKu ada yang beriman kepadaKu dan ada yang kafir. Siapa yang mengatakan 'Muthirna bi fadhlillahi wa rohmatih' (Kita diberi hujan karena karunia dan rahmat Allah), maka dialah yang beriman kepadaku dan kufur terhadap bintang-bintang. Sedangkan yang mengatakan 'Muthirna binnau kadza wa kadza' (Kami diberi hujan karena sebab bintang ini dan ini), maka dialah yang kufur kepadaku dan beriman pada bintang-bintang." (HR. Muslim no. 240).

Dari hadits ini terdapat dalil untuk mengucapkan 'Muthirna bi fadhlillahi wa rohmatih' setelah turun hujan sebagai tanda syukur atas nikmat hujan yang diberikan.


Do'a Ketika Mendengar Petir
Dari 'Ikrimah mengatakan bahwasanya Ibnu 'Abbas radhiyallahu 'anhumatatkala mendengar suara petir, beliau mengucapkan,

سُبْحَانَ الَّذِي سَبَّحَتْ لَهُ
 
'Subhanalladzi sabbahat lahu' (Maha suci Allah yang petir bertasbih kepada-Nya). Lalu beliau mengatakan, "Sesungguhnya petir adalah malaikat yang meneriaki (membentak) untuk mengatur hujan sebagaimana pengembala ternak membentak hewannya." (Lihat Adabul Mufrod no. 722, dihasankan oleh Syaikh Al Albani).

Apabila Abdullah bin Az Zubair mendengar petir, dia menghentikan pembicaraan, kemudian mengucapkan,

سُبْحَانَ الَّذِيْ يُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمْدِهِ وَالْمَلَائِكَةُ مِنْ خِيْفَتِهِ

'Subhanalladzi yusabbihur ro'du bihamdihi wal malaikatu min khiifatih' (Mahasuci Allah yang petir dan para malaikat bertasbih dengan memuji-Nya karena rasa takut kepada-Nya).

Kemudian beliau mengatakan,

إِنَّ هَذَا لَوَعِيْدٌ شَدِيْدٌ لِأَهْلِ الأَرْضِ

"Inilah ancaman yang sangat keras untuk penduduk suatu negeri." (LihatAdabul Mufrod no. 723, dishahihkan oleh Syaikh Al Albani).


Semoga bermanfaat

Mengapa Saya Memilih Islam


Mengapa Saya Memilih Islam - Dari Imam Katolik Roma ke Islam - Idris Tawfiq


Cerita kehidupan nyata tentang mengapa orang beralih ke Islam.

وَاللَّهُ يَدْعُو إِلَى دَارِ السَّلامِ وَيَهْدِي مَنْ يَشَاءُ إِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ Yuunus سورة يونس 25
Allah menyeru (manusia) ke Darussalam (surga), dan menunjuki orang yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus (Islam). (QS. Yunus 10:25)
Tidak ada paksaan dalam (menganut) agama (Islam), sesungguhnya telah jelas jalan yang benar dengan jalan yang sesat. Barangsiapa yang ingkar kepada thaghut (yang disembah selain Allah) dan beriman kepada Allah, maka sungguh ia telah berpegang pada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (QS. Al-Baqarah 2:256).

Idris Tawfiq memiliki gelar dalam bidang Bahasa dan Sastra Inggris dari University of Manchester dan gelar di bidang Sacred Theology dari Universitas Kepausan Santo Thomas Aquinas di Roma. 

Selama bertahun-tahun ia adalah Ketua Studi Agama di sekolah yang berbeda di Inggris dan Wales dan memiliki banyak pengalaman mengajar, baik di Inggris maupun di Mesir. Sebelum memeluk Islam, Idris adalah seorang imam Katolik Roma.

Idris Tawfiq banyak diminati sebagai pembicara, dan ia melakukan perjalanan secara ekstensif untuk tujuan ini. Gayabicaranya bagus, sederhana dan sangat lembut menyentuh hati, serta menyebabkan orang untuk berpikir. Idris menunjukkan bahwa ia bukanlah seorang sarjana Islam, melainkan memiliki suatu cara untuk menjelaskan hal-hal tentang Islam dengan cara yang sangat sederhana. Dia memiliki pengalaman dalam memimpin retret dan dalam memberikanpelatihan bagi para pelajar dan orang dewasa. 

Pengalaman yang luas dalam berurusan dengan orang-orang pada umumnya dan menjelaskan berbagai hal tentang iman kepada mereka, sangat bermanfaat dalam meramaikan tulisan dan gaya berbicaranya, sehingga menjadi lebih menarik sekaligus mudah dipahami. Beliau mencoba untuk menjelaskan Islam kepada mereka di Barat yang bukan Muslim.

Sebagai seorang penulis, Idris Tawfiq telah menulis untuk berbagai surat kabar dan majalah di Inggris dan sekarang menjadi kontributor tetap dan konsultan untuk www.islamonline.net dan www.readingislam.com. Dia menulis setiap hari Selasa di Egyptian Mail, surat kabar berbahasa Inggris tertua di Mesir, dan setiap Jumat di Sawt Al-Azhar, surat kabar Al-Azhar University. 


Beliau adalah penulis buku-buku berikut:
  •   Gardens of Delight: a simple introduction to Islam
  •   Talking to Young Muslims
  •   Talking to New Muslims
  •   Talking to Muslims in the West
  •   Talking About Ramadan
  •   Calling Others to Islam
  •   Talking About Other faiths
  •   Looking for Peace in the Land of the Prophets

Dalam perjalanannya ke seluruh dunia, Idris berbicara tentang Islam baik untuk kelompok dan di televisi maupun radio. Anda dapat melihatnya setiappekan di sebuah acara di Huda TV, "Let's Talk." Program ini tayang setiap hari Rabu pukul 18.00 GMT dan Anda juga dapat melihatnya di komputer Anda melalui Live  Streaming.

Sebagai seorang Muslim, Idris Tawfiq memiliki cinta yang mendalam 
kepadadunia Arab. Cerita dan karakter dari Kairo dan dunia Arab sering ditemukandalam tulisannya. Setelah beberapa saat sebagai Direktur Pusat Penelitian Pasca Sarjana di Al-Fatih Islamic Institute di Damaskus, Idris Tawfiq sekarang tinggal di Mesir. Sering ditanya mengapa ia memilih Timur Tengah sebagai basis untuk berbicara kepada orang-orang di Barat tentang Islam, daripada tinggal di London, Idris mengatakan bahwa budaya dan orang-orang di daerahini merupakan sumber inspirasi yang subur baginya. 

Dia sekarang membagi waktunya antara rumahnya di Mesir dan perjalanannyake seluruh dunia.
 
Meskipun sangat sibuk, Idris mencoba untuk mengirim balasan pribadi kepada semua orang yang menulis surat kepadanya, dan ia mencoba untuk menanggapi secara positif semua orang yang mengundang dia untuk berbicara.



Lebih lengkap tentang Idris Tawfiq dan berbagai aktivitasnya, silahkan kunjungi situs beliau: www.idristawfiq.com
 
 

Bermaksud Mengkristenkan Teman Justru Membawa Dirinya pada Islam


 Bringing a Friend to Christianity Led Me to Islam 
Ini adalah ajaran paling logis yang tidak akan pernah Anda temukan dalam agama lain.

  
Nama saya Rasheed. Saya dari Florida, Amerika Serikat. Saya dua puluh empat tahun.
 
Aku memeluk Islam pada Desember… tahun 2004, jadi saya 17 tahun saat itu.
 
Saat ini saya bekerja sebagai teknisi di laboratorium optik.

Saya ingin bercerita tentang bagaimana saya masuk Islam, dan mungkin memberikan beberapa saran untuk orang-orang yang sedang mencoba untuk menemukan jalan hidup mereka, Inshaa-Allah.
 
Saya seperti anak-anak Gereja pada umumnya, dibesarkan di Gereja Baptis. Aku sangat sering pergi ke gereja untuk Studi Alkitab dan pelayanan, jadi aku tahu Alkitab. Meskipun pengetahuan saya tidak sangat luas, tapi cukup luas untuk anak-anak usia tiga belas - tujuh belas tahun saat itu.


Persepsi Awal Saya tentang Islam
 
Sebelum mengkonversi, saya sangat kuat mengimani kepercayaan Kristen Trinitarian sebagaimana di Southern Baptist, dan saya sangat teguh dalam iman ini. 
 
Awalnya, aku tidak tahu banyak tentang Islam dan saya pikir itu adalah semacam ketidakacuhan diri yang dipaksakan sebagaimana media menggambarkan tentang Islam. Jadi saya tidak ingin pergi ke sana, untuk mengetahui Islam, karena aku takut akan apa yang mungkin saya pelajari. Karena itu, pengetahuan saya tentang Islam saat itu pada dasarnya adalah apapun yang diberitakan oleh media.
 
Dan saya mempelajari agama Buddha, Hindu, berdasarkan keingintahuan murni dan minat dalam budaya Timur. Karena dibesarkan dalam agama Kristen, melakukan studi Alkitab maka kita akan mendapatkan semacam sekilas informasi dasar tentang Yudaisme karena Perjanjian Lama dimasukkan ke dalam Alkitab. Karena itu, aku tahu sedikit tentang Yudaisme, hal-hal dasar kepercayaan Hindu dan Buddhisme, juga sedikit tahu tentang Taoisme dan Shinto. Jadi aku pertama kali melihat hal-hal yang paling pokok, dasar-dasar kepercayaan dari berbagai agama besar yang ada. 
I never went on like a journey to find the truth because being raised in the church as firmly as I had been I always assumed that I was upon it already. 
Aku tidak pernah pergi ibarat melakukan sebuah perjalanan, yaitu berpikir untuk menemukan kebenaran, karena dibesarkan di gereja secara teguh seperti yang kujalani, sehingga aku selalu beranggapan bahwa aku sudah ada atasnya, didalam kebenaran. Jadi apa yang sebenarnya terjadi adalah karena saudara saya yang biasa berangkat sekolah bersama, sebagai teman baik, dibesarkan dalam lingkungan Kristen, ternyata meninggalkan iman yang begitu banyak saya cintai. Saya secara pribadi tersinggung mengetahui dia telah meninggalkannya. Jadi saya melakukan hal itu atas diriku, memposisikan sebagai semacam Perang Salib untuk membawanya kembali ke gereja, memberinya kesaksian dan semua hal yang sejenis itu, tetapi tanpa mengetahui apa-apa tentang agamanya. 
 
Aku mencoba yang terbaik, dan melalui hal itu, apa yang harus saya lakukan akhirnya adalah meneliti tentang Islam itu sendiri, dan juga bertanya padanya sebagaimana dalam berbagai macam perdebatan mengenai isu-isu doktrinal. Hal itu kami diskusikan, dan ia akan memberitahu saya atas aspek ini dalam Islam, dan aspek ini, apa yang saya katakan padanya karena sebelumnya aku tidak tahu, akhirnya menjadi masuk akal bagiku, membuat saya tak bisa lagi membantahnya. Jadi saat hal itu berlangsung, sebenarnya adalah misiku untuk membawanya keluar dari Islam, yang ternyata justru membawaku kepada Islam, Alhamdulillah.
 
Ya, aku tidak pergi untuk mencari kebenaran sebagaimana beberapa orang lakukan. Tapi kurasa Allah menuntun aku di jalan yang Dia kehendaki,Alhamdulillah.

 
Kehidupan setelah Islam

Aku dapat benar-benar secara terus terang, jujur mengatakan bahwa hidup saya tidak benar-benar banyak berubah sebagaimana saya dibesarkan, seperti sering pergi ke gereja. Gaya hidup saya per se tidak berubah banyak. Aku hanya mengambil beberapa tambahan doa setiap hari dan berhenti makan daging babi. Sebelumnya saya bukan penikmat alkohol, jadi saya tidak harus benar-benar meninggalkan gaya hidup saya.
 
Kepercayaan kepada Tuhan seperti doktrin Trinitarian saya selalu hanya menerimanya karena itulah apa yang kita percaya, tapi aku tidak memahami itu. Jadi jika Anda tidak memahami sesuatu, bagaimana Anda bisa benar-benar mengatakan bahwa Anda percaya itu?
 
Saya dapat mengatakannya dengan percaya diri, bahwa aku tidak pernah benar-benar percaya pada Tuhan triune. Saya percaya pada Tuhan, tetapi apa yang berubah adalah kepercayaan saya kepada Yesus, alaihissalam; dalam hubungannya kepada Tuhan, perhubungannya dengan kita. Itulah yang benar-benar berubah.
 

Pedoman Hidup yang Lengkap 

Dari lubuk hati saya yang terdalam saya katakan: lakukan saja, dan saya berbicara hal ini berdasarkan bahwa ini adalah satu-satunya cara hidup yang harus kita ikuti. Ini adalah pedoman lengkap untuk kehidupan yang Anda tidak akan menemukannya dalam agama lain. Dan ini juga adalah ajaran yang paling logis yang anda dapat katakan bahwa anda tidak akan menemukannya dalam agama lainnya. Ini masuk akal, dan cara hidup yang dianjurkan dan diperintahkan oleh Tuhan adalah cara hidup yang sempurna.
 

From the bottom of my heart I have to say just do it, 
because to me speaking from reason it is 
the only way of life that people should be following
Saran saya untuk memastikan bahwa itu adalah apa yang Anda inginkan untuk diri anda sendiri, lakukan saja. Jangan khawatir dan kuatkan kepercayaanmu pada Tuhan. Bila Anda memiliki teman Muslim dan saling berkomunikasi, mintalah padanya untuk mengajarkan Anda tentang Islam; dan jangan malu untuk memintanya mengajak Anda ke Masjid yang biasa ia kunjungi dan berbicara dengan Imam atau dengan beberapa orang lain yang memiliki pengetahuan lebih tentang Islam dalam jamaah mereka.
 
Bagi Anda yang telah memutuskan untuk mengambil jalan ini, Selamat! Anda akan selalu ada dalam doa-doa saya untuk selalu diberi petunjuk, bimbingan dan kesuksesan dalam hidup ini dan dalam kehidupan berikutnya; kehidupan yang sesungguhnya.
 
Saran saya lainnya: berhati-hatilah dari mana Anda mendapatkan informasi. Jangan terburu-buru untuk bergabung dengan sebuah sekte dengan berbagai slogan dan hal-hal semacam itu. Pelajari informasi yang Anda peroleh, secara perlahan-lahan; ini adalah awal dari jalan kebenaran. Anda baru saja mulai. Anda tidak bisa mencapai kebenaran yang utuh hanya dalam setahun. Pelan-pelan. Selalu pastikan untuk memurnikan niat Anda, dan apa pun yang Anda lakukan adalah hanya untuk Allah, dan untuk beribadah kepada-Nya.
 
Jadi, saudara dan saudari dalam Islam, dan mudah-mudahan saudara dan saudari yang baru dalam Islam, semoga apa yang kusampaikan dapat bermanfaat dalam cara apapun, Inshaa Allah, dan juga menginspirasi untuk memeluk Islam dan untuk kemajuan di jalan yang sedang Anda lalui. 
 
Keep me in your prayers.

Kamis, 03 Juli 2014

Kalender Akademik Krida Nusantara 3 Juli 2014 - 4 Jan 2015


Rancangan Kalender Akademik Semester 1

Rancangan Kalender Akademik Semester Ganjil
Tahun Pelajaran 2014/2015

JULIAGUSTUSSEPTEMBER
MgSnSlRbKmJmSb  MgSnSlRbKmJmSb  MgSnSlRbKmJmSb
1234512123456
6789101112345678978910111213
131415161718191011121314151614151617181920
202122232425261718192021222321222324252627
272829303124252627282930282930
31


3 Juli:Serah Terima Siswa Baru
6 Juli:Siswa Kelas XI, XII masuk kampus
9 Juli:Pemilu Presiden
19 Juli - 6 Agst:Libur Idul Fitri Kelas X
19 Juli - 10 Agst:Libur Idul Fitri Kelas XI, XII
28 - 29 Juli:Idul Fitri 1 Syawal 1435 H
6 Agustus:Siswa Kelas X masuk kampus
7 Agustus:Pembukaan MOS dan Masa Basis
10 Agustus:- Siswa Kelas XI, XII masuk kampus
- Pertemuan Ortu Kelas XII
11 - 13 Agustus:Bela Negara Kelas XI dan XII
17 Agustus:HUT Proklamasi RI

OKTOBERNOVEMBERDESEMBER
MgSnSlRbKmJmSb  MgSnSlRbKmJmSb  MgSnSlRbKmJmSb
12341123456
567891011234567878910111213
12131415161718910111213141514151617181920
192021222324251617181920212221222324252627
2627282930312324252627282928293031
30

5 Oktober:Idul Adha 1435 H
9 - 10 Oktober:Pembaretan
9 - 11 Oktober:Siswa Kelas XI, XII libur pembaretan
12 Oktober:Siswa Kelas XI, XII masuk kampus
13 - 24 Oktober:Pekan Ulangan
25 Oktober:Tahun Baru Islam 1436 H
27 - 31 Oktober:Latihan Penutupan Masa Basis
27 Oktober:Tes TOEFL
28 Oktober:Career Day
1 November:Penutupan Masa Basis
3 - 8 November:Libur PMB
9 November:Siswa masuk kampus
28 November:Ujian Praktek Kesenian
29 November:Ujian Praktek Keterampilan
1 - 9 Desember:Ujian Akhir Semester 1
10 - 18 Desember:Class Meeting
11 - 18 Desember:Perkiraan Psikotes dan Prajas
20 Desember:Pembagian Rapot Semester 1
22 Des - 4 Jan '15:Libur Semester 1
25 Desember:Hari Raya Natal
Last Updated (Thursday, 26 June 2014 15:41)